{"id":397577,"date":"2025-06-09T02:40:56","date_gmt":"2025-06-09T02:40:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.transporindo.com\/?p=397577"},"modified":"2025-10-17T07:46:10","modified_gmt":"2025-10-17T07:46:10","slug":"ekspor-sumbar-ke-amerika-serikat-turun-tetapi-ke-india-paling-mendominasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/ekspor-sumbar-ke-amerika-serikat-turun-tetapi-ke-india-paling-mendominasi\/","title":{"rendered":"Ekspor Sumbar ke Amerika Serikat Turun, Tetapi ke India Paling Mendominasi"},"content":{"rendered":"<p>Bisnis.com, PADANG &#8211; Badan Pusat Statistik (mencatat) komoditas crude palm oil (CPO) paling banyak di ekspor di Provinsi Sumatra Barat ke India dan ekspor ke Amerika Serikat malah mengalami penurunan. Kepala BPS Sumbar Sugeng Arianto mengatakan India merupakan negara tujuan ekspor yang memiliki peranan terbesar yaitu sebesar US$246,85 juta atau 31,05%, diikuti oleh Pakistan US$195,04 juta atau 24,54%, dan Mesir US$54,73 juta atau 6,89%. \u201cKomoditas CPO yang paling dominan\u00a0 di Ekspor Sumbar hingga April 2025 itu dengan negara tujuan ke India,\u201d katanya dikutip dari data BPS, Senin (2\/6\/2025). Dia menjelaskan secara umum nilai ekspor asal Sumbar selama periode Januari\u2013April 2025 naik 25,91% dibanding periode yang sama tahun 2024, yaitu dari US$631,33 juta menjadi US$794,92 juta. Ekspor asal Sumbar pada April 2025 itu tercatat US$149,36 juta, turun 11,09% dibanding April 2024.<\/p>\n<p>Sugeng merinci dari sepuluh komoditas dengan nilai ekspor terbesar Januari\u2013April 2025, sebagian besar komoditas mengalami peningkatan nilai ekspor dibandingkan Januari\u2013April 2024, dengan peningkatan tertinggi pada golongan berbagai produk kimia (HS38) US$25,40 juta atau naik 63,48%. Komoditas lainnya yang juga meningkat nilai ekspornya adalah karet dan barang dari karet US$32,33 naik 26,84%, berbagai produk kimia US$25,40 juta naik 63,48%, kopi, teh, rempah\u2013rempah US$13,38 juta naik 37,47%, minyak atsiri, kosmetik wangi\u2013 wangian US$8,50 juta naik 4,77% serta buah\u2013buahan US$7,90 juta naik 37,90%.<\/p>\n<p>Sementara komoditas yang mengalami penurunan adalah bahan\u2013bahan nabati US$24,56 juta turun 12,30%, garam, belerang, kapur US$16,41 juta turun 8,38%, sari bahan samak &amp; celup US$14,10 juta turun 26,48%, dan ampas\/sisa industri makanan US$6,56 juta turun 20,12%.\u00a0 Menurutnya, selama Januari\u2013April 2025 itu, ekspor dari sepuluh golongan barang (HS 2 digit) di atas memberikan kontribusi 99,84% terhadap total ekspor. Dari sisi pertumbuhan, ekspor sepuluh golongan barang tersebut naik 26,13% terhadap periode yang sama tahun 2024.\u00a0 Komoditas yang paling banyak diekspor pada golongan lemak dan minyak hewan\/nabati (HS 15) selama Januari\u2013April 2025 adalah Liquid fractions of palm oil, refined oil, but not chemically modified, with iodine value 55 or more, but less than 60 (US$278,13 juta), CPO (US$178,04 juta), dan Refined palm oil (US$153,97 juta)\u00a0 \u201cJadi selain ke India yang merupakan negara tujuan ekspor yang memiliki peranan terbesar, juga diikuti oleh Pakistan US$195,04 juta atau 24,54%, dan Mesir US$54,73 juta atau 6,89%. Komoditas utama yang diekspor ke India pada periode tersebut adalah CPO,\u201d ujarnya. Dikatakannya selain ada ke India, Pakistan, Mesir, Sumbar juga melakukan ekspor ke Bangladesh, Myanmar, Tiongkok, Jepang, Singapura, Arab Saudi, dan Amerika Serikat. Dari total 10 negara itu, nilai ekspor Januari\u2013April 2025 mencapai US$764,68 juta atau naik US$196,95 juta (32,67%) dibanding periode tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya nilai ekspor ke sebagian besar negara tujuan utama seperti India US$246,85 juta (naik 43,37%), Pakistan US$195,04 juta (naik 34,95%), Mesir US$54,73 juta (naik 66.648,78%), Bangladesh US$54,57 juta (naik 33,20%), Tiongkok US$48,16 juta (naik 713,97%), Arab Saudi US$33,76 juta (naik 1.679.999,51%), dan Singapura US$18,06 juta (naik 348,90%).\u00a0 Sementara negara yang mengalami penurunan adalah Myanmar US$53,22 juta (turun 35,59%); Amerika Serikat US$30,24 juta (turun 30,85%); dan Jepang US$30,03 juta (turun 2,03%).\u00a0 Sugeng menyampaikan peranan dan perkembangan ekspor Provinsi Sumbar selama Januari\u2013April 2025, ekspor menurut sektor industri pengolahan meningkat 27,79% dibanding Januari\u2013April 2024 yang disumbang oleh meningkatnya ekspor minyak kelapa sawit.\u00a0 Kemudian ekspor produk pertambangan menurun 85,54% disebabkan oleh menurunnya ekspor garam, belerang, kapur, sama halnya dengan ekspor hasil pertanian juga menurun 1,45% yang disumbang oleh menurunnya ekspor ikan dan udang.\u00a0 Selanjutnya ekspor produk industri pengolahan untuk April 2025 dibanding April 2024 turun 11,69%, berbeda dengan ekspor produk pertanian naik 7,39%. Selain itu ekspor produk pertambangan tidak bisa dijelaskan perbandinganya dengan April 2024, karena tidak adanya ekspor produk pertambangan pada April 2024.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bisnis.com, PADANG &#8211; Badan Pusat Statistik (mencatat) komoditas crude palm oil (CPO) paling banyak di ekspor di Provinsi Sumatra Barat ke India dan ekspor ke Amerika Serikat malah mengalami penurunan. Kepala BPS Sumbar Sugeng Arianto mengatakan India merupakan negara tujuan ekspor yang memiliki peranan terbesar yaitu sebesar US$246,85 juta atau 31,05%, diikuti oleh Pakistan US$195,04 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":397482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[62,134,139,86,85,144,2,92,28,29],"tags":[13,15,11,43,31,36],"class_list":["post-397577","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advices","category-apa-itu-emkl","category-asuransi-ekspedisi-laut","category-biaya-pengiriman-container","category-biaya-pengiriman-emkl","category-cara-kirim-barang-ke-luar-negeri","category-cargo","category-cek-tarif-cargo","category-news","category-transport","tag-biaya-pengiriman-container","tag-cara-import-barang","tag-cek-tarif-cargo","tag-ekspedisi-emkl-makassar","tag-ekspedisi-emkl-medan","tag-ekspedisi-jakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/397577","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=397577"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/397577\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":397578,"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/397577\/revisions\/397578"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/media\/397482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=397577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=397577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kreasibisnisdigital.com\/v8\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=397577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}